Krempyang, Nganjuk – Jumat, 17 Juli 2026. Dalam rangka memantapkan persiapan pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tahun 2026, STAIDA Krempyang menggelar pembekalan lanjutan yang bertempat di Gedung Al Ummah. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta KPM, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan Dosen Pendamping (DP).
Pada sesi pertama, peserta memperoleh materi dari Dr. Niken Ristianah, M.Pd.I., selaku Divisi Penelitian LP3M sekaligus tim ahli KPM. Beliau menyampaikan materi mengenai teknik penyusunan laporan KPM serta memberikan evaluasi terhadap draf proposal program kerja yang telah disusun oleh masing-masing kelompok pada pembekalan sebelumnya. Melalui sesi ini, mahasiswa diarahkan agar mampu menyusun laporan dan program kerja yang sistematis, aplikatif, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian.

Memasuki sesi kedua pada siang hingga sore hari, Dr. Toha Ma’sum, M.Sy. menyampaikan materi tentang teknik analisa sosial (social assessment) beserta implementasinya di lapangan. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa analisa sosial merupakan tahapan penting untuk mengenali kondisi, potensi, dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program pengabdian yang tepat sasaran.
Selain membahas aspek teknis, pemateri juga mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menjaga nama baik almamater dan pesantren selama berada di tengah masyarakat. Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai etika berkomunikasi, tata cara melakukan wawancara, serta berbagai hal yang perlu diperhatikan ketika melaksanakan analisa sosial. Penegasan juga diberikan bahwa KPM STAIDA Krempyang mengusung paradigma pemberdayaan masyarakat di bidang sosial-keagamaan, sehingga program yang disusun diharapkan berorientasi pada penguatan kapasitas masyarakat, bukan pada pembangunan fisik semata.
Setelah sesi materi selesai, mahasiswa berkumpul bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Dosen Pendamping (DP) sesuai kelompok kerja (Pokja) masing-masing. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk melakukan koordinasi internal, menyusun struktur kepengurusan Pokja, membahas pembagian tugas, serta mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis yang diperlukan selama pelaksanaan KPM.
Dalam kesempatan tersebut, DPL dan DP juga melakukan penguatan kembali terhadap pemahaman mahasiswa mengenai teknik analisa sosial, khususnya keterampilan melakukan wawancara yang efektif, etis, dan objektif. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pemantapan menjelang pelaksanaan analisa sosial yang dijadwalkan pada Selasa, 21 Juli 2026. Melalui pembekalan lanjutan ini, STAIDA Krempyang berharap seluruh rangkaian KPM Tahun 2026 dapat terlaksana secara optimal. Dengan persiapan yang matang, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan pengabdian kepada masyarakat secara profesional, memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.